Sabtu, 15 September 2018

RESUME MANAJEMEN KEUANGAN DAN AKTUALISASI SYARIAH


MANAJEMEN KEUANGAN DAN AKTUALISASI SYARIAH PADA TUJUAN PERUSAHAAN
Manajemen keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan. Kekhususan manajemen keuangan pada level perusahaan dapat dimiliki oleh lebih dari satu orang, terikat peraturan yang berlaku untuk perusahaan, tetapi tidak untuk individu, dan penggunaan prinsip-prinsip akuntansi keuangan. Adapun keuangan perusahaan yang berdasarkan prinsip-prinsip syariah yang digali dari sumber-sumber hukum islam seperti al-Qur’an dan hadist.
A.      PERAN MANAJER KEUANGAN
Fungsi utama bagi manajer keuangan dalam sebuah perusahaan adalah sebagai berikut:
1.       Keputusan Pendanaan (financing decision) yaitu, menghimpun dana dari pasar keuangan
2.       Keputusan Investasi (investment decision) yaitu, menginvestasikan dana atau penganggaran modal
3.       Keputusan Deviden (devinded policy) yaitu, menghasilkan dana dari operasi yang efisien dan mengalokasiakan dana yang dihasilkan untuk diinvestasikan kembali (reinvestment)
Kegiatan utama manajer keuangan adalah merencanakan, mencari, dan memanfaatkan dana dengan sejumlah cara untuk memaksimumkan efisiensi dan efektivitas operasi-operasi perusahaan. Perencanaan keuangan meliputi proyeksi dan anggaran, sedangkan pencarian menyangkut pencarian sumber dana. Adapun pemanfaatan dana dapat dilakukan misalnya mengkombinasikan modal lancar dan modal tetap yang terbaik.
B.      TUJUAN PERUSAHAAN DAN PENTINGNYA ASPEK ETIKA
Tujuan perusahaan dan tujuan manajemen keuangan konvensional adalah memaksimalkan kesejahteraan pemilik perusahaan atau pemegang sahamnya. Kesejahteraan pemegang saham yang maksimal dapat terwujud jika nilai pasar perusahaan dimaksimalkan. Sedangkan perusahaan berbasis syariah adalah, meningkatkan nilai perusahaan dan memaksimalkan kesejahteraan juga mempertimbangkan kepentingan seluruh masyarakat dengan suatu prioritas.
Selain itu, tujuan perusahaan tersebut tidak lepas dari pengaruh aspek etika. Dalam keuangan perusahaan konvensional menekankan pentingnya etika, pertalian kejujuran dan etika akan membangun dan mempertahankan nilai bisnis dalam jangka panjang. Membangun suatu reputasi bagi perilaku dan integritas etis memerlukan waktu yang lama, namun merusak reputasi tersebut dapat dilakukan hanya dala waktu singkat dan pengaruh negatif akan diingat selama bertahun-tahun. Dalam ekonomi syariah, manajer keuangan harus patuh terhadap norma-norma etika islam sebagaimana yang terkandung dalam syariah.
 Perusahaan  dapat menentukan standar etika yang tinggi degan menciptakan suatu paham atau tradisi perusahaaan, mengembangkan  dan melaksanakan kode etik secara adil dan konsisten, melakukan pelatihan etika, mempekerjakan orang yag tepat.
C.      TUJUAN PERUSAHAAN DALAM LINGKUP TATA KELOLA PERUSAHAAN
Tata kelola perusahaan merupakan salah satu elemen pokok dalam setiap pengembanagn perusahaan karena memainkan peran untuk menyebarluaskan prinsip keadilan, akuntabilitas, dan transparansi. Konsep tata kelola perusahaan dari prespektif islam tidak jauh berbeda dengan konvensional karena hal tersebut mengacu pada sistem, yaitu perusahaan diarahkan dan dikendalikan agar memenuhi tujuan perusahaan dengan melindungi kepentingan dan hak semua stakeholder. Tata kelola perusahaan dalam islam dan barat berperan sangat penting dalam rangka memenuhi tujuan tertentu dan tujuan perusahaan.
D.      MODEL TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM PRESPEKTIF BARAT
a.       Model Anglo- Saxon
Model tata kelola Anglo- saxon dikenal juga sebagai sistem berbasis pasar, sistem nilai pemegang saham, model prinsipal-agen, atau model keuangan. Model Anglo-Saxon dianggap sebagai teori yang paling dominan dan diunggulkan di AS dan Inggris. Dasar pemikirannya bahwa pasar model, tenaga kerja manajerial, dan kontrol perusahaan memeberi batasan-batasan paling efektif terhadap kebijakan manajerial.
        Aspek paling khas dari sistem ini adalah pada struktur kepemilikikan perusahaan, yait kepemilikan saham tersebar luas dan pemegang saham mempunyai pengaruh yang lemah pada manajemen. Pusat perhatian tata kelola perusahaan pada sistem ini adalah untuk melindungi kepentingan hak-hak pemegang saham.
b.       Model Eropa
Model ini lebih menggugulkan kepentingan dan hak pemegang saham. Sebagai besar perusahaan meningkatkan keuangan eksternal dari bank-bank yang berhubungan dekat dan dari hubungan panjang dengan pelanggan mereka. Model eropa memfokuskan hubugan yang menekankan maksimalisasi kepentingan kelompok yang lebih luas daripada hanya kepentinan pemegang saham.
E.       MODEL TATA
a.       Pendekatan Berbasis Tauhid dan Musyawarah
Pendekatan tata kelola perusahaan Islam didasarkan pada model epistemologis tauhid yang peran fungsional sesuai aturan syariah. Prinsip tauhid menurunkan konsep penting khilafah dan keadian atau keseimbangan (al-adl wal insan). Prinsip keseimbangan sosial (al-adl wal insan) dalam konteks ekonnomi memberi konfigurasi terbaik pada kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi. Dalam konteks ini kebutuhan semua anggota masyarakat merupakan prioritas diatas individu.
b.       Pendektan Berbasis Stakeholder Secara Islam
Pada pendekatan ini lembaga keuangan islam menekankan pada gagasan melindungi hak-hak semua Stakeholder secara adil, terlepas dari apakah mereka memiliki saham atau tidak. Orinsio hak-hak kepemilikan dalam islam dengan jelas memberi kerangkan yang kompreheosik unruk mengindetifikasi, mengakui, menghormati dan melindungi kepentingan dan hak setiap individu, masyarakat, negara, dan perusahaan. Dalam hak-hak kepemilikan, islam menyatakan bahwa Alah adalah pemilik tunggal atas harta dan manusia hanyalah wakil dan pemeliharaan.
Prisnsip kontrak dalam islam menetapkan pedoman untuk mengidentifikasi dan memenuhi kualifikasi Stakeholder yang sah. Stakeholder bukan hanya tertuju pada para pemegang saham, tetapi termasuk juga Stakeholder non-investor atau non-pemilik, yaitu pihak yang berartisipasi langsung atau tidak langssung dalam perusahaan.   



2 komentar:

  1. Sangat membatu Kak tapi saya mau memberi masukan, tulisannya kurang rapi. Mohon untuk di perbaiki. Thanks

    BalasHapus